***
di pintu masuk kita sudah disuguhkan dengan beberapa tanaman mirp teh yang ada di kanan-kiri jalan menuju ke kebun binatang. Jalannya pun lebih mirip serodotan di water boom karena bentuknya yang menurun ke bawah. Dan beberapa meter kemudian, gue melihat motor-motor milik pengunjung yang terparkir rapi.
Sampai di bagian depan kebun binatang, gue melihat pohon beringin besar dengan kaca di sekelilingnya. dan tidak lupa sebuah poster Macan Tutul juga dilengkapi keterangan singkat di bagian samping. Ebuset, sejak kapan ya pohon beringin di depan Kebun Binatang Bandung jadi kandang macan? Perasaan terakhir kali gue ke sana…. Kandangnya masih tetanggaan sama kandang kucing raksasa lain (Harimau, Singa, dll)
Karena keheranan itu gue kedua bola mata melacak keberadaan macan tutul yang kayaknya lagi sembunyi di sekitaran kandang, soalnya gak kelihatan jelas.
“Mana? Mana? Mana macan tutulnya?!”
kemudian seorang ibu-ibu lantas menunjukan telunjuknya ke arah salah satu cabang pohon sambil teriak kencang dengan intonasi yang agak emosi, “itu neng, di sana! Ada ekornya!”
ya sudah bu kalem aja kenapa….
Abis itu gue, Hamster, dan Mencit keliling-keliling menikmati pesona kebun binatang. Mulai dari beruang madu yang item manis, yang gue fotoin, terus habis itu gue tag ke temen gue yaitu Lathifudin The Black-sweet in my class (sorry, it’s for jokes only :P), terus ke kandang kura-kura yang dikritik abis-abisan sama gue dan yang lain. Jadi ada satu kandang kura-kura. Nah, di dekat rumahnya tuh ada semacam kolam yang pinggirannya tuh dipagerin. Buset dah kalau dipagerin ngapain dibikin kolam?! Apa karena mereka kura-kura darat? Belum lagi tempurungnya kotor dan kura-kuranya cuma ada dua men! Dua!

beruangnya sedang nari tor-tor. yang dilingkari merah itulah wajah tempat teman gue di-tag
Hening
Oh, ya waktu kemarin entah kenapa gue lagi terobsesi sama yang namanya anoa. Jadi setiap ada hewan yang mirip, atau memang hanya asal menunjuk, gue langsung bilang dengan nada tinggi 8 oktaf-nya Ayu Ting-Ting, “Woy! Ada Anoa! Ada Anoa!”. Gue pernah baca di catetan temen gue di Facebook, kalau misalnya kita suka, tertarik, dan terobsesi sama seseorang, tetapi gak tau kenapa itulah yang dinamakan cinta.
Berarti gue jatuh cinta dengan… Anoa?
Yes, im fallin in love with Anoa.
Saking lamanya nggak ke kebun binatang, gue jadi merasa asing. Tempat-tempat yang dulunya jadi kandang hewan, sekarang sudah dialihkan letaknya ke lokasi yang agak sempit dan letaknya ada di bagian atas kebun binatang. Tetapi, hunian mereka selama di kebun binatang itu, terlihat menjadi lebih layak. Kalau dulu kandangnya cuma terbuat dari semen aja, sekarang sudah disulap seolah menjadi tempat yang pas untuk habitat mereka.
Di bagian belakang kebun binatang, tersimpan berbagai macam satwa jenis primata. Yang kebanyakan kerbatan dekat sama monyet. Terus ada tuh yang unik. Sebuah kandang kecil yang isinya adalah beberapa kalong atau kelelawar besar. Mereka sibuk gelantungan. ya iya lah, orang masih siang. Kebayang kalau saat malam, mereka mencari makan sambil berterbangan di kandang ukuran 15x15 meter itu.
Terus ada lagi sebuah museum yang unik. Menyimpan semacam awetan dari hewan-hewan gitu. Tetapi sayang, sekarang ditutup karena alasan yang gue nggak tahu apa sebabnya. Malah tepat dipinggir museum itu ada CFC (California Fried Chicken). Random banget.
Abis itu ada hewan Arapaima Gigas. Yaitu ikan yang ukurannya gedeee banget. Tetapi apacoba setelah gue dan yang lain melihat ke kandangnya? Sangat-sangat prihatin. Karena kolamnya itu buteeek sekale. Dasar kolamnya aja nggak kelihatan, gimana ikannya?!!
***
sudah bosan berkeliling akhirnya gue dan kedua rekan memutuskan untuk sekedar nyari adem di mall. Dam pusat perbelanjaan yang dipilih adalah Cihampelas Walk, atau anak gawls biasa menyebutnya Ciwalk.
Berubung jarak dari kebun binatang itu beberapa kilometer jauhnya, maka dengan sotoynya Mencit bersedia menunjukan jalan tercepat menuju ke sana dari kebun binatang.
Faktanya…
jalannya itu tuh sempit dan agak bercabang. Melewati pemukiman warga, dan ada juga jalan yang strukturnya naik-turun. Semakin kita dekat dengan lokasi, semakin curam tanjakannya. Gue yakin setelah pulang nanti badan gue bisa turun 3 kilo, dan betis semakin kencang.
Sampai di ciwalk, itu sudah bersyukur dan sesuatu banget. Kita langsung makan. Dan abis gitu photobox buat kenang-kenangan XD

gimana?? unyuuu kan? :3
“pulangnya naik angkot apa dari sini?”
“dari sini??? Kita ke kebun binatang lagi aja. Biar gak pusing naik angkotnya.”
JLEB.
But, thanks yoo my bestie! Udah bikin hari-hari pertama liburku terasa menyenangkan!
With hope
LANDAK