muncul seseorang dengan mengenakan pakaian serba hitam dengan kepulan asap tebal yang mengerubunginya *uhuukk.. uhuukk..* . Taraaahh... Rupanya dialah sosok orang yang baru pertama kalinya memiliki berikut menulis blog. mau tahu lebih lengkap mengenai orang aneh yang tiba-tiba muncul itu? tinggal lirikkan mata anda menuju pojok kanan bawah, maka anda akan menemukan kotak kecil bertuliskan "TENTANG SAYA" dan.. KLIK!
berhubung telah mendapatkan pelajaran berharga sekaligus menyebalkan, saya akan membagikannya untuk kalian...
Kronologis kejadian berawal pukul 22.30 WIB ketika saya, sedang asyik menonton tayangan Garuda Di Dadaku yang disiarkan ulang oleh sebuah stasiun Televisi swasta - sebenarnya saya telah menyaksikannya. tapi bila menonton film ini, saya teringat akan kenagan saya bersama sobat sewaktu duduk di bangku kelas dua SMP. karena sedang berkirim pesan via Handphone dengan beberapa kerabat dekat, tentu saja mata saya tak luput perhatiannya dari lampu LED handphone yang berkedip, pertanda tengah kedapatan menerima SMS. Nah kurang lebih 7 kali saya membuka dan melihat kotak masuk.
tanpa disangka saya menerima sms dari nomor tidak dikenal karena belum dimasukkan ke kontak. namun saya sempat membaca dua sampai tiga kata dalam pesan tersebut, sebelum dilihat semua bagian pesannya. dan keraguan seolah terjawab ketika saya membaca seluruh kalimat dalam pesan tersebut berbunyi :
"Maaf,ni sama ibu'ny y**i , cuma mau ngsh tau klo y**i skrng ada d rumah sakit Hasan Sadikin tadi ketabrak pas wkt mau nybrang,skrng druang UGD! Tolong ksh tau yg lain y mhon doa'ny Skrng y**i sedang koma!"
*kondisi disesuaikan dengan sms aslinya*
Sontak saya langsung kaget! bagaimana tidak?? seorang sahabat yang selalu bersama anda, dan mengerti akan segala sesuatunya tentang anda, kini tengah mengalami masa-masa sulit. yang mungkin tidak seperti anda saat itu.
saya langsung panik tak sadarkan diri bahkan mata saya hampir berkaca-kaca, tadinya saya berniat untuk mendoakan dirinnya.
yap, ketika itu juga acara yang sedang saya tonton itu tamat. kemudian saya berlari menuju ke depan laptop *satu-satunya akses interaksi pertemanan dengan orang-orang di seluruh dunia* . pertama-tama saya menengok Facebook. tak lama kemudian kawan saya y**i, mengajak saya untuk mengobrol menggunakan chatbox di footer layar. segera saya tanyakan kebenaran sms tersebut. Parahnya dalam percakan kami, dia menjawab :
(S) Selly : "bener km sakit??"
(Y) Y**i: "hha.."
Y: "boong kali. Aku ngerjain kalian semua?"
S: "hah? memang siapa ajj yang km kirimin sms??"
Y: "hahaha... bnyak"
Y: "keren kan???"
S: "apanya??? itu mah bikin orang panik tahu!!!"
Y: "maaf-maaf"
S: "pergi dari sini dan jangan menapakkan kaki ke rumah ini lagi! *gaya sinetron*"
y: "ya. ampuun! saya bakalan pergi nasyilla mirdad"
*maaf, pada kesempatan ini saya tidak meulis artikel sesuai dengan aslinya*
oaallllaaahhh... udah lelah tegang, menguras perasaan... gak tahunya cuma dusta belaka nan sia-sia. tetapi karena ia sahabtku di kelas satu SMP, dengan penuh perhatian saya memaafkannya.meskipun aku kesal stengah mati. Yah, namanya juga anak-anak, pasti mereka senang sekali membuat semacam bentuk perhatiaannya. *denger-denger ni, sekarang y**i lagi ultah. selamat yaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!*
itu sebabnya saya sarankan, jangan mudah terlena dengan penyampaian berita melaui sms. apalagi dari kerabat atau rekan anda sendiri - yang sering jahil pastinya.
dan adakalanya pula untuk mempercayai sebuah teks komunikasi canggih, manakala memiliki bukti yang cukup kuat.
udah dulu. punggung mulai pegal dan saya cukup jenuh untuk menulis artikel panjang sekaligus perdana saya.
merogoh saku sambil mengeluarkan sekantung serbuk bubuk Floo *Harry Potter, Cuy*
Says : Diagon Alley
segera menghilang dari tempat dirinya muncul
Tidak ada komentar:
Posting Komentar