gue mendapatkan ide menulis lagi setelah Malam Jumat Legi kemarin,
tepatnya saat gue sibuk luntang-lantung di dapur. bantu Nyokap masak?!! bukan.
sibuk bukain lemari untuk mencari makanan. apapun itu. yang jelas gue laper.
sekarang gue juga laper...
Jadi gini... kita Flashback sebentar, boleh? kalau jaman Sekolah
dasar dulu, kita tuh sering banget dimintain tolong sama temen-temen sekelas,
atau bahkan saudara kita untuk ngisi selembar kertas. tapi bukan selembar
kertas biasa! kertas ini ada banyak bolongnya di pinggir... umumnya bercorak
warna-warni... dan... yang parahnya, semua segala sesuatu tentang kita harus
ditulisin di situ. hiiiy...
apakah itu?!
NULIS BIODATA!!!!!!
sekarang mari mengupas sejenak soal struktur tulis-menulis biodata
ini. check this out!
1. Struktur biodata
nulis biodata tuh nggak boleh sembarangan. sama
kayak buang mantan sampah. harus diperhatikan dengan
saksama dan diterapkan dengan benar.
berikut Format isi yang biasanya ada pada Biodata itu sendiri.
silakan dibaca:
1. Nama
Ya iya,
lah! Darimana kamu tahu itu biodata kalau nggak ada namanya. sebenarnya cara
nulis nama di bio, hampir semua mencantumkan nama asli & lengkap. malah
suka ada yang dikasih keterangan sendiri tentang nama panggilannya. berikut
contohnya:
Nama: Ryuzuki Reita
Nama: Ryuzuki Reita (atau boleh kamu
panggil Ruu, Ryu, Thatha. asal jangan Piyu. itu Gitaris Padi)
Ada lagi yang ngeselin.
seseorang bukan nulis namanya tapi malah nulis namanya sambil ditutup-tutupin,
sok-sok anonymous gitu deh...
Nama: Temen sekelas kamu kok. masa nggat
tahu sih?
Nama: Astagfirullah, aku temen sebangku
kamu. pasti tahu deh namaku siapa! hayoo tebaaaaak???
2. Kelas
Nah mulai dari sini mungkin ‘agak-agak’ gimana gitu. Setelah tadi
kita mengenal yang namanya ngeselin pas baca biodata itu seperti apa, sekarang
kita beralih ke sesuatu yang lebih fantastis lagi.
Hampir
sebagian besar mungkin akan mengisi format sesuai dengan arti kata struktur
biodata kita. Yaitu Kelas. Menunjukan kita sekarang
berada di tingkat berapa jenjang mereka bersekolah
saat itu. dan bisa saja ditambahkan, tepatnya dia berada di kelas mana
sekarang. contoh:
Kelas: 4
Kelas: 4A
Kalau
yang ini, untuk membaca biodata aja, kita kudu mikir…
Kelas: Hm… kan sekelas
sama kamu. Hehehe
Kalau yang satu ini main
itung-itungan:
Kelas: Tidak Tentu.
(mungkin maksudnya ini
adalah kelasnya nggak menentu, karena dia kan terus naik ke jenjang yang lebih
tinggi. Dari 4 ke 5 ke 6, dst.)
Dan
gue juga pernah melakukan hal yang sama. Dimana gue menuliskan format biodata
yang bikin orang yang baca, serasa memecahkan misteri gitu. Gue termasuk tipe
yang kedua itu berarti. Simple…
3.
Umur
Yang ini juga hampir sama.
Kebanyakan juga nulisnya normally, menulis dengan format biasanya. Tapi ada
yang aneh-aneh juga
Umur: Kamu pasti tahu kok! Aku kan tetangga sekaligus
sebangkumu!
Umur: Tidak Menentu
(mungkin maksudnya ini
adalah kelasnya nggak menentu, karena dia kan terus bertambah umurnya. Dari 8,
ke 9, ke 10, dst.)
4. TTL (Tempat Tanggal Lahir)
Kalau yang ini ada format khusus
dalam penulisannya. Pada umumnya sih demikian….
(versi
gue):
T: Brisbane
T: 34 April 1987
L:
Alhamdulillah, selamat.
Sisanya sih, nulis berbaris ke
bawah.
Yang mungkin bikin gue
terheran-heran pas SD adalah arit lahirnya itu. kalau di Bahasa Indonesia nya
sendiri, kan tinggal tulis tempat sama tanggal, bulan, tahun. Lah, yang
lahirnya apa? Waktu itu sih gue main copy aja dari temen yang udah nulis
biodata di lembar berikutnya. Licik bukan?
5. Agama
Selalu ditulis langsung. Tapi ada
juga yang nambahin. Misalnya:
Agama: Islam 100%
6. Zodiak
Macam-macam juga. Tergantung
kondisi dan situasi.
Zodiak: Taurus
Zodiak: Hewan yang suka nyeruduk
Zodiak: Hewan Pembajak sawah
7. Cita-cita
Entah kenapa kalau gue pribadi
inget cara nulis cita-cita di format bio. Rasa-rasanya… aneh. Karena di tiap
binder temen-temen satu kelas gue, isinya bisa beda. Dillema abis.
Di binder A
Cita-cita: Sutradara
DI Binder B
Cita-cita: Astronot
Di binder C
Cita-cita: Dokter
Temen-temen gue juga ngalamin hal
yang sama.
8. Makes & Mikes
Makanan Kesukaan & Minuman
Kesukaan. Lagi-lagi formatnya beda… segimana gue lapernya, dan mood gue.
Binder A:
Makes: Fried Chicken
Mikes: Fanta, Coca-cola, Sprite, yang seger…
Binder B:
Makes: Udang
Mikes: Yang seger-seger
(kata udangnya nggak dkasih keterangan. Kemungkinan
gue suka melumat udang hidup-hidup juga. Dan habis gitu. Khusus, di binder C,
D, E, dst, gue menulis minuman favorit dengan Tagline, Yang seger-seger… berarti
air kobokan + es balok??? yang penting seger-seger…)
9. Hobi
Hobi disini macam-macam jenis dan
bentuknya. Rata-rata kita bisa menuliskan hal yang sama di setiap binder, atau
bisa jadi tidak.. contohnya hampir mirip dengan kasus yang barusan. Cuma beda
formatnya doang. Hebatnya lagi, kalau mungkin dulu kita menulis suka melakukan
sesuatu kayak gimanapun itu, tapi sekarang rasanya kita males, atau bahkan
nggak pernah ngelakuin. Misal:
Hobby: Melukis
(itu mungkin dulu. Dulu, bisa jadi kita seneng
kegiatan itu, tapi sebagai hobi ugh! Males beudh. Apalagi sekarang…)
10. Pacar
kiwkiw. Anak SD udah kenal sama
yang namanya pacar-pacaran. Haha.. kayaknya aneh, tapi kalau urusan
naksir-menaksir gitu, gue juga udah mulai ngerasain pas duduk di bangku Sekolah
Dasar.
Tapi namanya juga anak SD. Kata
Mama & Papa juga nggak boleh pacaran… masa juga sih, masih putih merah kok
udah gandengan tangan sama lawan jenis?
Cara menulis biodatanya bisa diaplikasikan
begini:
(versi Gue)
Pacar: Ada deh!
(versi Pacar Gue yang sekarang)
Pacar: Mau Tahu Aja!
Serem banget mainannya
rahasia-rahasiaan gitcuuh…
11. Pesan & Kesan
kalau ada sisa , di halaman
belakang suka ditulis pesan dan kesan. Lagi-lagi… bukan pesan atau kesan biasa.
Melainkan lebih dari itu. biasanya sih ada semacam pantun, kalimat huruf
bersambung, dan opini kita yang nulis biodata buat si pemilik binder. Berikut
macamnya:
Pantun:
satu titik dua koma
Keke Cantik siapa yang punya
Kalimat
Huruf Bersambung: S
A
L
A
M A N I S
E
L
L
Y
E
L
L
Y
Opini: Buat Keke,
· Semoga
rajin ibadah Solat, puasa, Zakat, Naik Haji ya
· Semoga
Hormat kepada Kedua Orangtua
· Semoga
rajin belajar, terus pinter, dan jadi sukses, Amin
· Semoga
cemungudh teroos
· Semoga
kakak cowok kamu putus sama pacarnya. Dan aku bisa jadi pacarnya. Hehe.
Becanda...
Sudah kita bayangkan betapa indahnya masa-masa
kita ketika Sekolah Dasar dulu.
Yep, mungkin dulu kita diberikan, lihat teman,
tergiur, terus ikut beli binder itu untuk mendapatkan informasi tentang
kesukaan teman-teman sekelas kita, sekarangpun kita memperlakukan binder kita
dengan lebih elite, intelek, dan mutakhir dengan menjadikannya buku catatan
untuk menambah materi di kelas maupun di tempat bimbel. Jadi nggak harus
buang-buang uang buat beli buku tulis kalau ternyata lembaran kita sudah
dipenuhi oleh beragam coretan di tiap sudutnya.
So,
are you ready for write it on your binder?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar